Some Vocal Recording Tutorial & Tips

Home Forums Vocapost Corner Utaite Corner Some Vocal Recording Tutorial & Tips

Some Vocal Recording Tutorial & Tips

  • Azhari Zaki

    Some Vocal Recording Tutorial & Tips

    *le me eating nasi bungkus*

    Buat kalian yang ingin melakukan rekaman nyanyian kalian pertama kalinya, berikut sedikit tutorial dan tips buat kalian. Not the best ones, but it’s better for starting up!


    Gear Requirements

    Oke, apa aja yang kalian butuhkan buat rekam nyanyian kalian?

    • Mikrofon & Kabelnya
      • Idealnya sih “Condenser Mic”, tapi boleh pake “Dynamic Mic” kalo gak punya.
      • Kalo kondisi lagi pas-pasan, boleh juga pake “Recorder” di Smartphone

    Mikrofon “Condenser”, Pop Filter, dan Stand Mikrofon

    • Stand Mikrofon
      • Wajib punya buat nahan mic kalian. Kalo gak mampu beli bisa bikin sendiri pake pipa paralon (Tutorial link).

    Pop filter keeps pops away!

    • Pop Filter
      • Wajib punya biar suara kalian gak “Popping” pas rekaman. Kalo gak mampu beli bisa bikin sendiri pake stoking & kotak (Tutorial link).

    Contoh Audio Interface yang punya bonus DAW-nya adalah Focusrite Scarlett 2i2 dengan Ableton Live 9 Lite.

    • Audio Interface
      • Disarankan pilih yg ada bonus Digital Audio Workstation-nya, biar gak boros.
    • Komputer
    • Digital Audio Workstation
      • Software untuk rekam, edit, dan mixing suara kalian. Wajib punya.

    Just headphones, not earphones…

    • Headphone
      • Disarankan punya dua: Closed-back untuk rekaman, Open-back untuk mixing. Tapi utamakan Closed-back karena kalian ingin rekaman.

    At least, this is better than your laptop speaker…

    • Speaker Komputer
      • Bukan speaker laptop, karena suaranya jelek kalo di speaker laptop.

    Kurang lebih sih itu aja buat startup kalian. Kalo kalian mau upgrade ke studio profesional, coba cek ke sini:

    http://ehomerecordingstudio.com/recording-studio-equipment-list/


    Setting Up the Gears

    Sebelum kalian rekaman beneran, setel dulu alat-alatnya seperti berikut:

    • Semua alat sudah tercolok dengan baik dan benar.
    • Pasang Mikrofon di Stand-nya agar stabil dan tidak menimbulkan suara gerak-gerak nantinya.
    • Pasang Pop Filter di antara Mikrofon dan mulut penyanyi, memang begitu cara pakenya.
    • Lakukan tes mikrofon dan atur “Input Gain”-nya. Gak perlu di-pol-in suaranya, cukup buat “kolom kosong” sekitar -6 dB biar suara kamu gak kena distorsi. Kamu bisa ubah “Input Gain”-nya sambil dilihat di grafik volumenya, atau coba tes rekaman pendek.

    • Atur jarak mulut kamu dengan mikrofon. Karena semakin dekat mulut kamu ke mikrofon, maka akan muncul suara “bass” di rekaman kamu. Itu adalah fenomena wajar bernama “Proximity Effect”. Apa itu perlu? Perlu, untuk membuat suara kamu terasa lebih penu, tapi jangan gegabah. Terlalu dekat bisa jadi bikin suara kamu terkesan “boomy” dan tidak jelas, dan terlalu jauh bikin suara kamu terasa “tipis”. Jadi, cobalah atur jarak mulut kamu, boleh juga dikombinasikan dengan mainan volume suara kamu atau “Input Gain”-nya.
    • Pastikan tidak ada yang mengganggu kamu ketika mau rekaman. Jangan aktifkan “Ringer” di Smartphone kamu, atau buka sosial media mantau pergerakan mantan, atau ada adikmu lagi main di tempat rekamanmu. Karena proses rekaman perlu kondisi yang tenang agar kondusif.
    • Siapkan juga air minum hangat. Karena proses rekaman suara memakan waktu lumayan lama dan melelahkan tenggorokan kamu, minum air hangat dapat menenangkan pikiran dan menjaga kualitas suara kamu.

    A cup of tea will help you to relax and maintain your voice well, too!

    • Terakhir, bawa rileks aja. Proses rekaman adalah proses yang cukup melelahkan dan bisa bikin stres, jadi santai aja dan buat nyaman diri kamu ketika rekaman. Ngobrolah dengan teman di sela-sela rekaman, atau istirahat sejenak juga boleh. Yang pasti, jangan diforsir!

    Noise Reduction While Recording

    Gua akui, walaupun kalian udah mencoba rekaman di tempat tertutup dan kondisi sesepi mungkin, tidak dipungkiri pasti ada suara bising kecil yang mengganggu suara kalian. Entah itu suara kipas, AC, atau suara komputer kalian. Untuk mengatasinya, perlu dipasang efek “Noise Reduction”. Di sini, gua kasih contoh cara menghilangkan kebisingan dengan VST Plugins gratisan a.k.a freeware “ReaPlugs”. Kalian bisa coba donlot software-nya di:

    Reaper ReaPlugs : http://www.reaper.fm/reaplugs/ – Freeware

    Oke, langsung aja.

    • Rekam kondisi studio kalian tanpa suara vokal untuk mendapatkan karakter suara bising yang ada di tempat rekaman.

    • Buka Reaper ReaFIR

    • Atur “Mode” ke “Subtract”.

    • Aktifkan “Automatically Build Noise Profile”, lalu mainkan sample noise yang udah kamu rekam tadi.

    • Voila! Sekarang kamu bisa rekaman tanpa perlu khawatir berisik lagi.

    Sedikit catatan, ini hanya mengurangi “Noise” yang terbilang kecil saja. Ditambah lagi, kualitas mikrofon dan kondisi ketika kamu rekaman sangat mempengaruhi “Noise Reduction” ini dan juga hasil akhirnya. Karena fitur ini dapat membuat suara kamu seakan-akan tenggelam bila tidak benar penggunaannya. Jadi, pastikan kamu sudah mendapatkan kondisi yang kondusif sebelum rekaman dan jangan terlalu bergantung pada metode ini sepenuhnya.


    Vocal Thickening Trick

    *Metode ini diambil dari Video YouTube Vocal Thickening Trick in Studio One – Warren Huart: Produce Like A Pro oleh David Mood.

    Untuk membuat efek suara vokal yang tebal, terutama ketika Chorus atau untuk vokal yang tipis, berikut adalah tahapannya. Semua tahapan di sini merupakan transkrip dari video di atas dan dapat diterapkan di berbagai DAW (Ableton, Studio One, FL Studio):

    • Prinsip utama dalam menebalkan suara vokal ada empat poin:
      • Duplikasi
      • Track Panning
      • Delay
      • Micro-pitch Shifting
    • Pertama, duplikasi suara vokal kamu menjadi 9 Tracks. Satu track sebagai Master Voice, dan sisanya untuk menebalkan suara Master Voice. Kamu dapat membuat delapan suara tersebut menjadi satu grup tersendiri agar lebih mudah.
    • Lalu, bagilah delapan tracks tersebut menjadi dua kelompok.
    • Buat Track Panning ke kanan penuh pada kelompok pertama, dan ke kiri penuh pada kelompok kedua.
    • Pasangkan satu-satu track kiri dan kanan. Ini akan menghasilkan empat pasang track kiri-kanan.
    • Terapkan Delay dan Micro-pitch Shifting dengan pengaturan sebagai berikut:

     

    Cents adalah satuan micro-pitch. 100 cents sama dengan 1 semitones.

    • Bagi yang merasa bingung letak pengaturannya, bisa dicek di DAW masing-masing. Gua kasih contoh letak pengaturannya di Ableton Live 9:

    1. Micro-pitch Shifting; 2. Delay

    • Kecilkan semua volume selain Master Voice sekitar -15 dB ke bawah, dan Voila! Suara kamu sekarang sudah tebal.

    That’s all for now!

    Itu aja dulu tutorial dan tips-nya. Nanti gua tambahin lagi di lain waktu. Selamat bersenang-senang dengan mikrofon kalian!

    haruharu

    @azharizaki jarang recording, tapi kayanya ini bakalan guna dimasa depan xD

    RJKuker

    masih nunggu waktu dan uang untuk beli mic condensor :'(

    Masda

    <span style=”text-decoration: underline;”>Bro Saya pake taffware bm800 untuk smule, sy udah pasangin USB soundcard juga, tapi setelah recorded knp ada suara noise mendesir dan brisik setiap saya mengeluarkan suara?…. Apa itu krn ground, atau memang perlu interface?…. Ingin suara bening, bersih, dan bergema He3x…. Thax,</span>

You must be logged in to reply to this topic.